Rabu, 27 Januari 2016

Aku adalah lelaki sejati.

*Aku adalah lelaki yang hidup tanpa arah. Hanya berdoa tanpa mau berusaha. Mampu merubah dunia tapi hanya diam dan melihat. Sejenak menangis dan tertawa pada diri sendiri.
*Aku duduk dan lesu. Menyesali semua hal yang seharusnya ku lakukan. Meratapi kepergian diriku sendiri. Berpaling darimu.
*Hujan semakin deras. Sejenak aku berpikir ini hanya akan menambah kejenuhanku saja. Namun kenyataan memang tak pernah berubah. Saat aku keluar dan basah kuyup, saat itulah aku tahu hujan mampu menggantikan air mata yang tak pernah keluar.

*Kemarin aku sadar. Tidak ada gunanya aku menyesali perbuatanku. Tetapi hari ini, kubuka semua puisi yang pernah kutulis untukmu. Ribuan pesan tiap harinya yang terkirim di antara kita. Dan aku menyimpulkan, setiap detik aku menjadi lebih bahagia dengan penyesalan ini.
*Aku tak peduli seberapa besar perjuangan hidupku. Seberapa jauh aku harus berlari. Seberapa tinggi aku harus terbang. Suatu saat nanti, aku pasti akan menemukan mu lagi.

Masa lalu memang takkan pernah terjadi lagi. Tetapi masa lalu akan menjadikan ku lebih kuat. Bagaimana aku harus melakukan hal-hal yang tak pernah ku ketahui. Bagaimana aku harus menyimpulkan semua keadaan yang tak pernah menghentikan langkah ku untuk menemukan mu.

*Aku bukanlah seorang yang hebat. Yang aku bisa hanyalah menulis rangkaian kata yang tak pernah berarti di matamu. Pagi, siang, sore, malam. Ku habiskan semua kertas dan tinta yang ku punya. Aku tidak pernah berharap ini akan membuat mu kembali. Aku hanya ingin menjadi lebih baik dari hari ke hari. Yang terpenting adalah, aku ingin menjadi lebih baik karena mu.

*Aku adalah lelaki sejati. Yang berdiri tegak disaat kau tak ada. Yang terus berusaha disaat asa mulai memudar. Aku adalah lelaki perkasa. Tak pernah mengenal apa itu tangis kepedihan untuk cinta.

Ku dengar kau bernyanyi "We are never ever ever gettin' back together" untuk ku. Tak perlu kau berdendang pun aku tahu. "Kita takkan pernah kembali bersama". Tetapi setidaknya aku tetap menjadi semakin lebih baik meskipun itu tanpamu.

Kita bertemu diliputi kenyamanan. Bersama dan larut dalam percintaan. Dan aku tak mau berakhir dengan kebencian. Aku bersumpah akan mengubah jalan perpisahan kita menjadi lebih indah.

Aku adalah lelaki sejati. Aku adalah lelaki perkasa. Meski aku bukanlah seorang yang hebat tetapi tetap saja akulah yang mampu membuatmu tersenyum dan tertawa seperti dulu. Yang akan membuat ku perlahan menemukan arah hidup ku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar